Koordinasi dan Pendampingan Oplah dan Brigade Pangan di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang – Dalam rangka mendukung percepatan peningkatan produksi pangan nasional, BRMP Ruminansia Kecil selaku Pj Swasembada Pangan Aceh Tamiang turut melaksanakan kegiatan Koordinasi dan Pendampingan Kegiatan Oplah dan Brigade Pangan yang berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026, bertempat di Kantor BPP Rantau, Desa Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan tim pendamping dari Kementerian Pertanian agar pelaksanaan program di lapangan berjalan optimal.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Irwan Jadi, S.P., selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Tamiang, Kiki Hermawan, S.P., TP, selaku Ketua Tim Kerja Administrasi dan Kinerja Kabupaten Aceh Tamiang, serta Muhammad Syawal, S.Pt., M.Si, selaku Kepala BRMP Ruminansia Kecil (Pj Swasembada Pangan Aceh Tamiang). Turut hadir dalam kegiatan ini seluruh penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kabupaten Aceh Tamiang serta Tim BRMP Ruminansia Kecil yang melaksanakan pendampingan teknis dalam program oplah dan brigade pangan.
Kegiatan oplah dan brigade pangan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan luas tambah tanam melalui optimalisasi lahan yang tersedia, termasuk pada lahan yang sebelumnya terdampak bencana maupun lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan serta memberikan manfaat langsung bagi petani. Koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah, penyuluh, dan tim pendamping sangat diperlukan agar target produksi dapat tercapai. Peran aktif BPP di lapangan menjadi ujung tombak dalam mengawal keberhasilan kegiatan oplah dan brigade pangan.
Melalui pertemuan yang berlangsung dalam suasana humanis dan penuh keakraban tersebut, para peserta juga berdiskusi secara terbuka mengenai kondisi lapangan, kendala yang dihadapi, serta langkah-langkah percepatan yang dapat dilakukan. Seluruh BPP diberikan penguatan terkait mekanisme pelaksanaan kegiatan, pelaporan, serta strategi pengawalan tanam agar program dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Kegiatan koordinasi dan pendampingan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program swasembada pangan, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui kolaborasi yang solid antara BRMP Ruminansia Kecil, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, dan seluruh penyuluh pertanian, pelaksanaan kegiatan oplah dan brigade pangan diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.