Bangkitkan Semangat Petani, Tanam Perdana Digelar di Lahan Rehabilitasi Sawah
Aceh Tamiang – Semangat kebangkitan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi kembali ditunjukkan melalui kegiatan Tanam Perdana Padi pada Lahan Rehabilitasi Sawah Pascabencana Hidrometeorologi di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini menjadi momentum dimulainya kembali aktivitas budidaya padi pada lahan yang sebelumnya terdampak bencana, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian dan mengembalikan produktivitas lahan sawah masyarakat. (5/7/26).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Dr. M. Nasir, S.IP., MPA., Asisten I dan Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, S.P., M.P., IPU., ASEAN Eng., Bupati Aceh Tamiang, Drs. Armia Pahmi, M.H., Direktur Wilayah BRMP Aceh, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tamiang, Plt. Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Ruminansia Kecil, Muhammad Syawal, S.Pt., M.Si., unsur pemerintah kecamatan dan desa, penyuluh pertanian, serta para petani.
Tanam perdana dilaksanakan sebagai simbol dimulainya kembali aktivitas produksi pada lahan sawah yang telah selesai direhabilitasi setelah mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi. Selain mengembalikan fungsi lahan, kegiatan ini bertujuan membangkitkan optimisme dan semangat para petani untuk kembali bercocok tanam serta mempertegas kehadiran pemerintah dalam mendampingi masyarakat menghadapi dampak bencana.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian atas dukungan rehabilitasi lahan sawah dan program optimalisasi lahan (Oplah) bagi wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi faktor penting dalam percepatan pemulihan lahan pertanian yang sulit diwujudkan apabila hanya mengandalkan kemampuan petani secara mandiri.
Ia berharap bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dengan kesungguhan petani dalam menanam, merawat tanaman padi, meningkatkan indeks pertanaman (IP), serta menjaga sarana dan prasarana pertanian yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Aceh atas berbagai bentuk dukungan yang telah diberikan kepada masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk terus bersinergi dalam mendukung program pembangunan pertanian serta berharap bantuan dapat terus berlanjut, khususnya dalam bentuk alat dan mesin pertanian (alsintan) serta rekonstruksi lahan sawah yang mengalami kerusakan berat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Aceh menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Pertanian atas dukungan rehabilitasi lahan sawah dengan kategori kerusakan ringan dan sedang. Menurutnya, program tersebut telah memberikan harapan baru bagi para petani untuk kembali menjalankan aktivitas ekonomi melalui usaha tani.
Ia juga mengungkapkan bahwa rehabilitasi lahan sawah yang sebelumnya diproyeksikan selesai dalam kurun waktu tiga tahun, kini telah berhasil dituntaskan lebih cepat untuk lahan dengan tingkat kerusakan ringan dan sedang. Pemerintah Provinsi Aceh optimistis, dengan dukungan berkelanjutan dari Kementerian Pertanian, rehabilitasi lahan sawah yang mengalami kerusakan berat dapat diselesaikan pada tahun mendatang sehingga seluruh kawasan pertanian terdampak dapat kembali produktif.
Pelaksanaan tanam perdana ini menjadi simbol kuat bangkitnya pertanian Aceh Tamiang setelah bencana. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani, diharapkan produktivitas lahan terus meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, serta kesejahteraan petani dapat terus terjaga. Pemerintah berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai program strategis guna mewujudkan sektor pertanian yang tangguh, maju, dan berkelanjutan.