BRMP Ruminansia Kecil dan Dinas PU Aceh Timur Lakukan Pemantauan Irigasi Rusak Akibat Bencana
Aceh Timur – Kementerian Pertanian melalui BRMP PKH dan BRMP Ruminansia Kecil bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Aceh Timur memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya mempercepat pemulihan infrastruktur pertanian pascabencana. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan peninjauan langsung jaringan irigasi yang mengalami kerusakan di Desa Paya Seungat, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (28/6).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kerusakan sekaligus mempercepat langkah perbaikan saluran irigasi agar pasokan air ke lahan persawahan kembali normal. Pemulihan jaringan irigasi menjadi langkah strategis untuk mendukung keberlangsungan usaha tani dan mempercepat peningkatan produktivitas pertanian di wilayah terdampak.
Peninjauan dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha BRMP PKH, Akmalul Hadi, S.A.P., M.A.P., Plt. Kepala BRMP Ruminansia Kecil, Muhammad Syawal, S.Pt., M.Si., perwakilan Dinas PU Kabupaten Aceh Timur, penyuluh pertanian Kabupaten Aceh Timur, Tim BRMP PKH, serta Tim BRMP Ruminansia Kecil.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh pihak meninjau kondisi saluran irigasi yang rusak akibat bencana sekaligus membahas langkah-langkah teknis percepatan rehabilitasi. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pendamping lapangan diharapkan mampu menghasilkan solusi yang cepat dan tepat sehingga aliran air ke areal persawahan dapat segera dipulihkan.
Kepala Bagian Tata Usaha BRMP PKH, Akmalul Hadi, menyampaikan bahwa pemulihan infrastruktur irigasi merupakan bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci agar proses rehabilitasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi petani.
Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala BRMP Ruminansia Kecil, Muhammad Syawal, menegaskan bahwa BRMP siap mendukung berbagai upaya pemulihan sektor pertanian melalui pendampingan dan koordinasi bersama pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian, Dinas PU Kabupaten Aceh Timur, penyuluh pertanian, dan berbagai pihak terkait, diharapkan proses perbaikan irigasi dapat segera direalisasikan. Dengan kembali berfungsinya jaringan irigasi, aktivitas budidaya padi masyarakat dapat berjalan optimal sehingga produktivitas lahan meningkat dan ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Timur semakin kuat.