Direktur Wilayah dan PJ Swasembada Pangan Konsolidasikan Target Tanam di Aceh Timur
Aceh Timur – Dalam rangka memperkuat langkah percepatan pencapaian swasembada pangan nasional, Direktorat Wilayah bersama Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan konsolidasi dan koordinasi dengan Ketua Tim Kerja Penyuluh serta Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Aceh Timur, Senin (6/7).
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Wilayah BRMP Aceh, Firdaus, S.P., M.Si., Penanggung Jawab Swasembada Pangan Aceh Timur Muhammad Syawal, S.Pt., M.Si., serta Ketua Tim Kerja Penyuluh Aceh Timur Sufyan, S.P. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan fokus pada penyamaan persepsi, penguatan koordinasi, serta penyusunan strategi percepatan target tanam selama bulan Juli 2026.
Dalam arahannya, para peserta membahas langkah-langkah operasional di lapangan, mulai dari pemetaan potensi lahan, kesiapan sarana produksi, optimalisasi pendampingan penyuluh, hingga sinkronisasi pelaksanaan tanam di setiap wilayah kerja. Penyatuan persepsi ini menjadi langkah penting agar seluruh pemangku kepentingan bergerak dengan target dan strategi yang sama.
Direktur Wilayah BRMP Aceh, Firdaus, menekankan bahwa keberhasilan program swasembada pangan sangat bergantung pada sinergi seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga koordinator BPP sebagai ujung tombak pendampingan petani.
Sementara itu, Muhammad Syawal menyampaikan bahwa koordinasi yang kuat akan mempercepat penyelesaian berbagai kendala di lapangan sekaligus memastikan target tanam bulan Juli dapat tercapai sesuai rencana. Menurutnya, komitmen bersama dan komunikasi yang intensif menjadi kunci dalam mendukung peningkatan produksi pangan di Kabupaten Aceh Timur.
Melalui kegiatan konsolidasi ini, diharapkan seluruh jajaran penyuluh dan Koordinator BPP memiliki pemahaman yang selaras dalam melaksanakan pendampingan kepada petani sehingga percepatan tanam dapat berjalan lebih efektif. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung terwujudnya target swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.