Menteri Pertanian Hadiri Groundbreaking Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Aceh Utara
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menghadiri kegiatan Groundbreaking Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana yang dilaksanakan di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah awal percepatan rehabilitasi lahan sawah yang terdampak bencana hidrometeorologi, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pemulihan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah terdampak.
Dalam kunjungannya, Menteri Pertanian menyampaikan bahwa bantuan pertanian telah disalurkan ke tiga provinsi yang terdampak bencana hidrometeorologi. Selain itu, proses rehabilitasi juga telah berjalan untuk lahan sawah dengan kategori rusak ringan hingga sedang.
Menteri Amran menjelaskan bahwa berdasarkan data yang ada, sekitar 95 persen lahan sawah yang rusak di Provinsi Aceh termasuk dalam kategori rusak ringan hingga sedang. Oleh karena itu, perbaikan pada kategori tersebut menjadi prioritas utama pemerintah.
“Kita prioritaskan perbaikan sawah yang rusak ringan hingga sedang, karena ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi petani dan produksi pangan di Aceh,” ujar Menteri Amran.
Melalui pelaksanaan rehabilitasi ini, diharapkan lahan sawah dapat segera kembali produktif sehingga mampu mendukung keberlanjutan usaha tani serta menjaga stabilitas produksi pangan di Aceh Utara dan sekitarnya.