BRMP Ruminansia Kecil, BRMP PKH, Satgas PRR, dan Pemkab Aceh Tamiang Gelar Panen Raya Padi
Aceh Tamiang – Balai Perakitan dan Pengujian Ruminansia Kecil (BRMP Ruminansia Kecil) bersama Pusat Perakitan dan Modernisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan (BRMP PKH), Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR), serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menggelar Panen Raya Padi pada Lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) Pascabencana di Kampung Paya Meta, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (29/10/2026).
Panen raya ini dihadiri oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H.; Satgas PRR, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd.; Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar; Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Irwan Hadi, S.P.; Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Aceh sekaligus Kepala BRMP PKH, Dr. drh. Agus Susanto, M.Si.; serta Penanggung Jawab Swasembada Pangan kabupaten Aceh Tamiang dan Plt. Kepala BRMP Ruminansia Kecil Muhammad Syawal, S.Pt.,M.Si.
Turut hadir Dandim Aceh Tamiang, Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M.; Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H.; perwakilan Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, Muhammad Haykal, S.H., M.H.; serta unsur pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan pihak terkait lainnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting dalam upaya pemulihan sektor pertanian pascabencana, khususnya mengembalikan produktivitas lahan sawah yang terdampak agar dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh petani. Panen raya tersebut sekaligus menunjukkan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Tamiang.
Pelaksanaan panen raya pada lahan oplah pascabencana ini merupakan bagian dari upaya mengembalikan fungsi lahan pertanian yang sebelumnya mengalami gangguan akibat bencana. Melalui kegiatan optimalisasi lahan, diharapkan kondisi lahan sawah dapat kembali mendukung kegiatan budi daya padi sehingga petani mampu melanjutkan aktivitas pertanian secara produktif dan berkelanjutan.
Kehadiran BRMP Ruminansia Kecil bersama BRMP PKH dan Satgas PRR menjadi wujud dukungan Kementerian Pertanian dalam mengawal pemulihan sektor pertanian, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan lahan pertanian terdampak bencana dapat kembali berkontribusi terhadap produksi pangan daerah.
Selain menjadi simbol keberhasilan tahapan pemulihan lahan, panen raya ini juga diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat para petani dalam mengelola lahan pertaniannya. Keberlanjutan pendampingan, perbaikan sarana pendukung pertanian, serta penguatan koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas lahan setelah rehabilitasi.
Melalui sinergi antara Kementerian Pertanian, Satgas PRR, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, TNI, Polri, dan masyarakat tani, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat pemulihan pertanian pascabencana, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.
Dari lahan yang terdampak bencana, kini tumbuh kembali harapan. Panen raya di Kampung Paya Meta menjadi simbol kebangkitan pertanian dan semangat petani Aceh Tamiang untuk terus berproduksi demi ketahanan pangan bangsa.